awak awak, iloveyou

Thursday, November 10, 2011

Kerinduan

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Sahabat, kalian sungguh berharga dalam hidup. Saat saat bersama suka duka, senyum tawa bersama bermain di fikiran. Terbayang bayang kenangan kita bersama. Namun mengapa kini kita jauh sekali untuk melalui kenangan seperti dahulu.. Mengapa saling menyendiri dan menyepikan diri. Sahabat, andai ini salahku.. ku mohon maafkan salah silap ku, agar hati ini tenang. Jujur ku katakan, sungguhku rindu. Tatkala doa untuk kalian  di bibir, mutiaraku jatuh membasahi pipi.






Bukan kekerapan itu sebagai jalinan persahabatan, tapi doa itu menjadi penguat ukhwah. Sungguh diriku tidak sempurna, tapi tidak harap itu menjadi penghalangnya. Sungguh diriku tidak sempurna, tapi tidak ku harap kita makin berjauhan. Mengapa sahabatku? Mengapa sukar kau lemparkan senyuman padaku? tidak mungkin kerna tragedi yang lepas. tidak mungkin bukan? Mengapa sukar kau melihat mataku,? Mengapa sahabat? 






Sahabat, biar kita saling menyepi, tapi diriku masih segar di fikiranmu. Sahabat, tatkala ku menyuap masakan kesukaan mu. Hati ini membuak buak memanggil namamu dari jauh. Namun, tidak kesampaian, kerna apa sahabat. ? kerna diriku tidak kuat... Air mata mengalir, bermain di hatiku ' andai kau bersamaku menjamah kesukaanmu, alangkah indahnya'..

Maafkan diriku andai aku penyebabnya. Akanku simpan kenangan kita sehingga pehujung nyawa.

No comments:

Post a Comment